Ziarah ke Pengasuh Makam Teman Bung Karno di Ploso Jombang
Rabu, 11 Februari 2026
Ziarah Kubur Para Periwayat Soekarno di Ploso
Sejarah kelahiran Soekarno 6 Juni 1902 di Ploso (bagian Karesidenan Surabaya saat itu) menjadi memori kolektif masyarakat Ploso sampai sekarang. Ploso kemudian menjadi kecamatan di Kabupaten Jombang. Soekarno hidup di Ploso hingga 23 November 1907.
Banyak warga Ploso yang menjadi periwayat sejarah Soekarno di Ploso. Mereka kini sudah meninggal dunia. Warga Ploso akan menziarahi dan mendoakan mereka menjelang Ramadan ini. Tradisi ziarah kubur ini merupakan ungkapan tradisi religius dan pelestarian sejarah lokal di Ploso.
Yang diziarahi ada beberapa kuburan tokoh:
Mbok Suwi adalah pengasuh Soekarno sejak usia 6 hari. Kuburannya di Desa Balongjati, Ploso.
Mbah Joyo Dipo adalah teman masa kecil Soekarno di Ploso. Kuburannya di Desa Kopensari, Ploso.
Kiai Mu'thi adalah pengasuh Langgar Kedungturi (tempat Soekarno kecil mengaji) serta teman Raden Soekeni Sosrodihardjo, ayahnya Soekarno. Kuburannya di Desa Losari, Ploso.
Nyai Nasichah adalah yang meriwayatkan bekas lokasi Sekolah Desa di Ploso tempat pertama kali Soekarno sekolah. Kuburannya di Desa Losari, Ploso.
Titik berangkat ziarah kubur ini pukul 9 pagi, Selasa Pon, 10 Februari 2026,di sekretariat Titik Nol Soekarno di Gang Buntu Desa Rejoagung Kec. Ploso, Kab. Jombang (barat Kantor Pos Ploso).
Terbuka untuk umum
Read more...











































