Reses Masa Sidang Ke-2 Tahun 2025 H.Ahmad Halim S.Sos,Terkait Ketahanan Pangan

Minggu, 31 Agustus 2025




Jember-Menaramadinah.com,-Reses masa sidang ke-2 Tahun 2025,Ketua DPRD Jember H.Ahmad Halim S.Sos,dari Faksi Gerendra perjuangkan Mendorong Untuk menjaga Kestabilan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten jember.Sebagai indikator untuk kesejahteraan masyarakat di Jember.Pelaksanaan Reses berada di kantor DPC Gerandra Jember Minggu,(31/08/2025) siang.


Reses dilaksanaka setiap Wakil Rakyat di DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menilai kinerja wakil rakyat disetiap dapilnya.Menyampaikan Program- program kerja antaranya Pembangunan di desa misal  Irigrasi ,Insfrastuktur jalan desa untuk mempermudah hasil Panen para petani ujar Halim.


Lebihlajut disampaikan Ketua DPRD Jember Ahmad Halim,bawah didesa-desa di kabupaten Jember banyak potensi lahan pertanian, Jember bisa jadi lumbung pangan di Jawa timur.Kita rawat dan Jaga kita lahan pertanian di wilayah kabupaten Jember serta para petani bisa meningkatkan hasil panenya.


Sementara,diungkapkan Ketua DPRD Jember Halim,Hasil panen Petani di Jember dibeli Bulog dengan harga Rp 6500/ perkilo kering sawah,pihak pemerintah memberikan kesejahteraan kepada petani melalui Poktan bisa mendapatkan harga pupuk murah sesuai harga standar nasional.


Ketua DPRD Jember H.Ahmad Halim menyampaikan ada isu Bupati Jember akan menghapus lahan pertanian di kota ini tidak benar," kata Halim.


Diakhir acara reses ini,diucapkan ketua DPRD Jember , agar masyarakat bisa aktif dan terus berkomunikasi agar perkembangan pertanian di desa-desa bisa cepat dan dampak pertumpuajan Ekomoni kerakyatan naik secara signifikan pungkasnya.(Trisno)

Read more...

Delapan Fraksi DPR RI Minta Maaf dan Sepakat Evaluasi Tunjangan Perumahan

 JAKARTA. Delapan Fraksi DPR RI minta maaf dan  sepakat soal gaji dan tunjungan perumahan.





Hal itu dilakukan untuk merespon gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji dan tunjangan DPR RI yang merebak di sejumlah daerah dalam beberapa dan berujung tindakan anarkis.

Desakan publik itu kini mendapat respons serius dari parlemen. Delapan fraksi di DPR RI menyatakan siap mengevaluasi, bahkan menghentikan, pemberian tunjangan perumahan dan fasilitas lain yang dinilai melukai rasa keadilan masyarakat.


Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Budisatrio Djiwandono menegaskan, pihaknya mendengar keluhan masyarakat dan siap meninjau ulang berbagai tunjangan anggota Dewan.


“Kami siap untuk meninjau ulang serta menghentikan tunjangan-tunjangan yang mencederai perasaan dan kepercayaan rakyat. Dengan tulus saya memohon maaf apabila selama ini kinerja fraksi kami belum cukup mengakomodir aspirasi rakyat,” ujar Budi dikutip dari laman DPR RI Minggu (31/8/2025).


Hal serupa juga disampaikan Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid.


Gus Jazilul menyebutkan  evaluasi tunjangan harus dibarengi dengan peningkatan kinerja legislatif. 


“Kami sudah sepakat mengevaluasi tunjangan dengan tetap mendorong agar kinerjanya meningkat. Kami juga akan mengawasi anggota DPR dari PKB agar bekerja lebih optimal,” ujarnya.


Sikap serupa datang dari Fraksi Partai Golkar. Ketua Fraksi Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menyatakan kesiapannya jika tunjangan DPR dievaluasi. Ia menekankan perlunya momentum ini dijadikan refleksi bagi seluruh anggota Dewan.

“Kita sudah menyatakan siap dievaluasi dan direvisi fasilitas kami jika dipandang berlebihan. Ini saatnya kita menjaga kepatutan diri dalam bersikap, berkata, berpenampilan, dan berperilaku,” ungkap Sarmuji.


Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menegaskan partainya meminta agar tunjangan perumahan dihentikan. Ia menilai fasilitas berlebih justru menodai nilai etik politik. “Politik bukan sekadar rasionalitas, tapi harus melekat etik, empati, dan simpati. Tunjangan bukan hanya soal jumlah, melainkan menyangkut nilai etik di hadapan rakyat,” tegas Said.


PKS, melalui Sekjen M Kholid, menyatakan dukungan penuh untuk meniadakan tunjangan rumah dinas DPR. “Ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk pengelolaan APBN yang efektif, efisien, dan berpihak kepada masyarakat,” kilahnya.


PKS juga mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai komitmen pemberantasan korupsi serta meminta aparat menanggapi unjuk rasa dengan pendekatan persuasif dan humanis.


Fraksi Partai NasDem melalui Nurhadi juga menyatakan dukungan penuh terhadap evaluasi tunjangan.

“Saya dukung evaluasi total tunjangan anggota DPR. Untuk saya pribadi, semua gaji dan tunjangan sudah sejak lama saya kembalikan ke masyarakat. Itu wajib,” ungkap dewan dari pemilihan Dapil VI Jatim ini. 


Dukungan senada datang dari Fraksi PAN. Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan menyatakan pihaknya mendukung evaluasi fasilitas anggota Dewan sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan. “Kami siap mengikuti proses evaluasi secara transparan dan sesuai prinsip kepatutan. Kesederhanaan harus menjadi sikap dasar anggota DPR,” ujarnya.


Sementara itu, Partai Demokrat melalui Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menegaskan tunjangan DPR sebaiknya dibatalkan karena keuangan negara harus sepenuhnya untuk rakyat.


“Kami sepakat tuntutan mahasiswa dan publik agar tunjangan DPR dihentikan. Kami mohon maaf bila perilaku dan kegiatan kami selama ini belum mencerminkan wakil rakyat yang diharapkan,” kata Ibas.


Dengan pernyataan resmi dari delapan fraksi tersebut, DPR RI kini dihadapkan pada momentum penting untuk menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat.


Evaluasi tunjangan perumahan dan fasilitas anggota Dewan dipandang sebagai langkah konkret untuk merespons suara publik yang selama ini menilai parlemen hidup terlalu mewah di tengah kondisi masyarakat yang masih serba kekurangan dan banyak digaris kemiskinan.

*Iman Kusnin Ahmad*

Read more...

PD PWI LS Surabaya Hadiri Istighosah dan Tahlil di Makam Sunan Bonang

Tuban-menaramadinah.com-PD PWI LS Surabaya menghadiri acara Istighosyah & Tahlil Akbar yang diadakan PD PWI LS Tuban di Makam Sunan Bonang Tuban tgl.31 Ags 2025 Jam 09.00 - 12.00.



Acara Istighosah dan Tahlil serta Rotib Ar Rifau didahului sholat ghoib untuk korban Kerusuha yang terjadi pada Sabtu, 30 Ags.2025. Khususnya Driver Ojol di Jakarta.

Selain PD PWI LS Surabaya. Juga ada  peserta PWI LS  dari berbagai kota di Jatim, bahkan ada peserta dari Jateng & Jabar. Jumlahnya sangat banyak. 

Setelah acara Istighosah dan Tahlil diadakan Narasi di depan Masjid Raya Tuban dengan menyampaikan narasi tuntutan agar Perusakan Cagar Budaya masuk ranah hukum.

"Tema narasi meminta Pihal yang berwajib agar segera memproses Pelaporan PWI LS Tuban yang didukung oleh PWI KS Surabaya dan PWI LS lainnya,"ujar KHR. Ismail Ketua PD PWI LS Surabaya.

Ketua PD PWI LS Surabaya menyatakan sangat berkesan  mengikuti acara tersebut. Sangat sahdu, khusu & Tawadduk memanjatkan doa.

Beliau berharap, doa2 & Dzikir yang dipanjatkan kepada Allah semoga Keinginan kita dalam proses hukum yang diajukan ke Polda dikabuljan oleh Allah swt.

Hadir PWI LS Se Jawa Timur :

1.Tulungagung

2.Trenggalek

3.Nganjuk

4.Surabaya

5.Mojokerti

6.Blitar kota

7.Kab.Blitar

8.Lamongan

9.Tuban

10.Lamongan

11.Kediri

12.Pati Jawa Tengah

13.Jawa Barat.

Husnu Mufid

Read more...

Warga RT 33 Semarakkan Karnaval dengan Semangat Membara bak Macan Nusantara

 Sidoarjo – Sorak sorai penonton menggema di jalanan Desa Masangan Wetan, Sukodono, Minggu (31/8/2025). Warga RT 33 RW 10 Grand Masangan tampil penuh semangat dalam Karnaval 17 Agustus dengan kostum tentara yang dikenakan oleh anak-anak, ibu-ibu, hingga bapak-bapak.



Mengusung tema “Semangat Berjuang Laksana Macan Nusantara”, barisan RT 33 menjadi simbol keberanian dan kebersamaan. Kostum loreng hijau, baret merah, serta kibaran bendera merah putih membuat warga tampil gagah layaknya pasukan pejuang kemerdekaan. Anak-anak tampak riang, para ibu berjalan anggun dengan seragam perjuangan, sementara para bapak berbaris tegap dengan wajah penuh semangat.


Ketua RT 33 RW 10, Bapak Ridwan, menyampaikan rasa bangganya.


> “Tema ‘Terus Berjuang Seperti Macan Nusantara’ ini kami pilih untuk mengingatkan bahwa perjuangan bangsa tidak boleh berhenti. Seperti macan yang kuat dan berani, warga RT 33 siap menghadapi tantangan zaman dengan persatuan dan semangat juang,” ujarnya.




Semangat ini juga dikobarkan oleh seluruh warga RT 33 diantaranya adalah Ibu Yuli, Ibu Arum, ibu Santi, Ibu Livi, Ibu Endang, Ibu Deta, dan banyak lagi lainnya sebagai pelopor karnaval yang tak pernah pantang menyerah dengan semangatnya


> “Semua senang bisa ikut serta memeriahkan karnaval dengan riang gembira dan pakai baju tentara. Rasanya kayak jadi pahlawan yang berjuang untuk negara,”  dengan wajah berseri-seri.




Tak ketinggalan, Ibu Ayu—seorang bidan di RS PKU Kota Surabaya yang juga warga RT 33—ikut menyuarakan kebanggaannya.


> “Sebagai seorang ibu, saya senang sekali bisa ikut tampil dengan kostum tentara bersama warga. Karnaval ini bukan hanya hiburan, tapi juga pendidikan untuk anak-anak kita supaya cinta tanah air sejak dini. Rasanya luar biasa melihat seluruh warga kompak seperti ini,” tutur Ibu Ayu dengan senyum hangat.




Bagi warga RT 33, karnaval ini bukan sekadar parade tahunan, melainkan ruang silaturahmi yang mengikat solidaritas. Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, pesan kebersamaan dan semangat perjuangan tetap dijaga, diwariskan dari orang tua kepada generasi muda.

Read more...

Sempat Tertunda ,Akhirnya DPRD dan Pemkab Blitar Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2025.

 BLITAR - Sempat tertunda beberapa kali  Legislatif ( DPRD)Kabupaten Blitar dan Eksekutif ( Pemda)  Kabupaten  Blitar akhirnya sepakat  menandatangi  bersama  Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025.



Penandatanganan dilakukan pada Jumat (29/8/2025) malam, saat acara Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Blitar di Kanigoro.


Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mengatakan, dokumen ini menjadi dasar penyusunan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. Antara eksekutif dan legislatif di Kabupaten Blitar telah menemukan titik temu, hingga pada akhirnya sepakat menandatangani perubahan KUA-PPAS tahun 2025.


"Sudah ada kesepakatan antara eksekutif dan legislatif hingga akhirnya perubahan KUA-PPAS tahun 2025 disepakati. Kaitan ngomongin krusial, karena disitu ada muatan program kerja yang harus segera dieksekusi oleh Pemerintah Daerah," ujar Supriadi, Sabtu (30/8/2025) malam.


Menurut Supriadi, perubahan KUA-PPAS tahun 2025 berisi tentang program kerja dari Pemerintah. Termasuk visi misi Bupati Rijanto dan Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, yang sudah dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Blitar.


Setelah keduanya resmi menandatangi nota kesepakatan perubahan KUA-PPAS tahun 2025, kedepan menjadi pedoman dari Pemkab untuk menyusun Rancangan Perubahan APBD yang akan dibahas dan disahkan menjadi Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD tahun 2025.


"Secepatnya semua akan selesai, kami dari DPRD Kabupaten Blitar juga mengharapkan Pemkab segera melakukan program yang ada mengingat waktu yang semakin sempit sampai nanti di akhir tahun 2025," jelasnya.


Sementara itu, Bupati Blitar H.Rijanto menyampaikan  dengan ditandatanganinya nota kesepakatan perubahan KUA-PPAS tahun 2025, maka progres pembangunan dan program kerja bisa segera dilanjutkan.  


"Alhamdulillah sudah ada kesepakatan antara eksekutif dan legislatif. Kalau sebelumnya memang belum klik, dan sekarang sudah match," katanya.


Sebelumnya  rapat  legislatif ( DPRD) dan eksekutif ( Pemda ) Blitar sempat tertunda beberapa kali. Akibat penundaan itu terjadi  spikulasi atau dugaan di masyarakat bahwa penundaan itu lantaran hubungan legislatif dan eksekutif Kabupaten Blitar sedang tak harmonis atau  tidak sedang tidak baik-baik saja.


Namun spekulasi itu dikonfirmasi kedua pihak. Baik  legislatif maupun eksekutif. Mereka menyatakan  hubungan keduanya baik-baik saja.


Akhirnya pada Jumat Malam (29/8/2025) digelarlah  

Rapat Paripurna  yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, didampingi Wakil Ketua II Ratna Dewi Nirwana Sari serta Wakil Ketua III Susi Narulita. Hadir pula Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Beky Herdiansyah, Forkopimda, Kepala OPD, Camat, hingga seluruh anggota dewan.*Imam Kusnin Ahmad*

Read more...

Rakyat Serbu Rumah Eko Patrio DPR RI Berharta Milyaran Rupiah

Sabtu, 30 Agustus 2025


Jakarta-menaramadinah.com-Akibat ulahnya menghina rakyat. Demonstran menyerbu rumah anggota DPR dari Fraksi PAN yang dikenal dengan nama, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, di pada Sabtu malam Minggu (30/8) sekitar pukul 22.05 WIB tadi 


Masa pendemo selain membakar rumah. Juga  membawa barang dari rumah Eko yang berlokasi di Jalan Denpasar Raya, Kuningan Timur, Setiabudi, Jaksel itu. Situasi di sekitar rumah Eko Patrio pun dipenuhi warga yang berteriak-teriak di jalanan.

Kerumunan orang keluar-masuk rumahnya di Jakarta Selatan, sambil membawa berbagai barang. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, membenarkan insiden itu.


Masa demonstran tidak peduli dengan permintaan maaf  Eko Patrio kepada warga terkait tindakan mereka yang membuat resah masyarakat.

Harta Eko Patrio 
Adapun mengutip LHKPN laporan 2 September 2024, total harta kekayaan Eko Patrio mencapai Rp 131,52 miliar, setelah dikurangi utang Rp 51,47 miliar.

Sebagian besar hartanya berupa aset tanah dan bangunan dengan total nilai Rp 166,03 miliar. Termahal berada di Jakarta Selatan.

Eko Patrio melaporkan tanah seluas 694 meter persegi dengan bangunan 500 meter persegi tersebut senilai Rp 70 miliar. Lalu Eko juga melaporkan 4 tanah dan bangunan lain di Jakarta Timur dengan total nilai keseluruhan mencapai Rp 52 miliar. Dirinya juga diketahui memiliki tanah dan Properti di Bogor hingga Nganjuk.

Eko juga melaporkan 6 mobil dengan nilai nyaris mencapai Rp 6 miliar.  Dia juga tercatat memiliki kas dan setara kas Rp 8,44 miliar. Jumlah harta bergerak lainnya sebesar Rp 1,21 miliar.


Eko Patrio melaporkan tanah seluas 524 meter persegi dengan bangunan 126 meter persegi tersebut senilai Rp 15 miliar, namun tidak merinci berada di Negara Bagian atau kota apa di Amerika Serikat.


MM

Read more...

Uya Kuya Ikhlaskan Rumah Dibakar Rakyat

Jakarta-menaramadinah.com-Rumah Uya Kuya anggota DPR RI akhirnya dibakar masa demonstran. Karena dianggap melecehkan rakyat yang membayar pajak.



Rakyat yang   penyerbuan dan penjarahan dengan kemarahan penuh ke rumah  Surya Utama alias Uya Kuya di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu malam Minggu, (30/8/2025).

Rumah mewah milik anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN itu luluh lantak setelah dibakar demonstran. Seluruh Barang barang diambil termasuk Kucing.

Meskipun rumah dibakar. Uya Kuya mengikhlaskannya. "Saya ikhlas rumah dibakar,"ujarnya.

Tapi masa yang membakar merasa bangga. Karena memberi pelajaran bagi anggota DPR RI yang suka makan pajak rakyat dan menghina rakyat dalam kondisi ekonomi melemah.

MM


Mulai Datang Berombongan

Sekitar pukul 22.00 WIB, puluhan orang tiba-tiba mendatangi rumah Uya Kuya.

Warga sekitar menyebut massa datang berombongan, sebagian besar tidak dikenal.

Di lokasi sendiri tak tampak aparat berjaga. Situasi tanpa pengawasan itu 

Pagar Dirobohkan

Tak lama berselang, suara teriakan provokatif menggema.

Massa menggoyang pagar besi hingga akhirnya ambruk.


Tags

Terkini

Read more...

About This Blog

Blog Archive

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP