GELAR KARYA IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SESUAI KURIKULUM MERDEKA

Kamis, 12 Februari 2026






*Jember —* Komunitas Belajar Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, menyelenggarakan kegiatan Gelar Karya Murid dan Guru pada Kamis, 12 Februari 2026. Gelaran ini sebagai wujud implementasi pembelajaran mendalam pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). 



Kegiatan ini mendukung ketercapaian kebijakan nasional Merdeka Belajar, khususnya dalam penguatan kualitas pembelajaran PAUD yang berpusat pada anak agar bermakna, dan kontekstual.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Okti Anis Safiati, S.Pd., M.Pd., Penilik PAUD Kecamatan Sumbersari, Elvi Sukaida, M.Pd., serta Ketua Komunitas Belajar Kecamatan Sumbersari, Dra. Ernawati,M.Pd. 



Turut hadir kepala satuan PAUD dan guru dari berbagai lembaga di wilayah Kecamatan Sumbersari.


Gelar karya ini menampilkan berbagai hasil belajar murid dan guru yang mencerminkan 

implementasi pembelajaran mendalam, sebagaimana diarahkan dalam kebijakan PAUD nasional. 


Karya yang ditampilkan tidak hanya berfokus pada produk akhir, tetapi juga pada 

proses pembelajaran yang menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan 

berkomunikasi, serta keterampilan sosial-emosional anak sesuai tahap perkembangannya.


Dalam sambutannya, Okti Anis Safiati, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan gelar karya merupakan praktik baik yang mendukung ketercapaian indikator kebijakan PAUD. 

Antara lain meningkatnya kualitas proses pembelajaran, penguatan kompetensi pedagogik guru, 

serta optimalisasi peran komunitas belajar sebagai penggerak peningkatan mutu pendidikan.

“Pembelajaran mendalam selaras dengan semangat Merdeka Belajar, di mana guru diberi ruang 

untuk merancang pembelajaran yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan anak. Hal ini berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas layanan PAUD,” ujarnya.


Sementara itu, Elvi Sukaida, M.Pd. selaku Penilik PAUD menegaskan bahwa kegiatan 

gelar karya merupakan bagian dari proses pembinaan dan supervisi akademik. Melalui kegiatan ini, terlihat keterkaitan yang jelas antara perencanaan pembelajaran, pelaksanaan di kelas, serta  refleksi guru terhadap capaian perkembangan anak.

Ia menambahkan bahwa indikator ketercapaian kebijakan PAUD yang tampak dalam kegiatan 

ini meliputi meningkatnya kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang berpusat 

pada anak. Terlaksananya pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna, serta terbangunnya 

budaya refleksi dan kolaborasi melalui komunitas belajar.


Ketua Komunitas Belajar Kecamatan Sumbersari, Dra.Ernawati, M.Pd., menyampaikan 

bahwa gelar karya ini dirancang sebagai sarana belajar bersama bagi guru PAUD. Komunitas 

belajar berperan sebagai wadah kolaboratif untuk berbagi praktik baik, mendiskusikan 

tantangan pembelajaran, serta menyelaraskan praktik pembelajaran di satuan PAUD dengan arah kebijakan nasional.

“Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya memahami kebijakan secara konseptual, tetapi juga 

mampu mengimplementasikannya secara nyata di kelas. Ini menjadi indikator penting 

keberhasilan komunitas belajar,” ungkapnya.


Secara keseluruhan, kegiatan Gelar Karya Murid dan Guru ini menunjukkan ketercapaian 

beberapa indikator kebijakan PAUD, antara lain:

peningkatan kualitas proses pembelajaran yang berpihak pada anak, penguatan kompetensi 

pedagogik guru PAUD, optimalisasi peran komunitas belajar, serta terwujudnya sinergi antara 

satuan pendidikan, penilik, dan dinas pendidikan.


Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi 

wilayah lain dalam mendukung implementasi kebijakan PAUD nasional secara kontekstual dan berkelanjutan. **

Penulis:
*Lely Widorini Kurniawati, S.Pd., M.Pd* adalah Kepala TK Imam Syafii Jember dan Mahasiswa S3 PAUD Universitas Negeri Surabaya.

0 komentar:

Posting Komentar

About This Blog

Blog Archive

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP