Kapolri Buka Pelatihan Instruktur GP Ansor-Banser, Ajak Sinergi Hadapi Tantangan Global.

Minggu, 15 Februari 2026

 BANTUL – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka kegiatan Latihan Instruktur dan Kursus Pelatih II GP Ansor, Banser, serta Majelis Dzikir Sholawat (MDS) Rijalul Ansor tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Olahraga SPN Selopamioro, Bantul, Sabtu (14/2/2026) mengusung tema 'Membentuk Instruktur dan Pelatih Handal, Melaksanakan Mandat Organisasi', dengan menghadirkan sekitar 6.000 kader dari DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur serta 200 peserta diklat.

 


*Prosesi Pembukaan dan Hadirin Utama*

 

Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB dibuka dengan penekanan palu sebanyak tiga kali oleh Kapolri, yang juga menyematkan ID card kepada perwakilan peserta sebagai simbolisasi awal kegiatan. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum PP GP Ansor H Addin Jauharudin, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono, Kasatkornas Banser HM Syafiq Syauqi, serta para alim ulama dan pimpinan wilayah GP Ansor dari tiga provinsi.

 

*Pengarahan Kapolri: Menyikapi Tantangan Global dan Misi Asta Cita*

 

Dalam pengarahan, Kapolri menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen bangsa untuk menyukseskan visi Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Dia menjelaskan situasi internasional yang tidak menentu, seperti konflik Palestina-Israel, ketegangan Amerika-Iran, dan perubahan dinamika di mana banyak negara beralih ke prinsip proteksionis.

 

"Kita sedang menghadapi aliran baru yaitu survival," ujar Kapolri mengutip pesan Presiden. Meskipun kondisi global menghadapi stagnasi ekonomi (2,6 persen) dan inflasi tinggi, Indonesia tetap stabil dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen.

 

Kapolri juga mengajak kader Ansor-Banser untuk turut mengawal program pemerintah dalam misi Asta Cita, khususnya program prioritas swasembada pangan, swasembada energi, serta pengembangan ekonomi hijau dan biru. Ia menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus dikelola secara mandiri untuk menjadi kekuatan ekonomi besar.

 

*Harapan untuk Kualitas SDM dan Peran Kader*

 

Kapolri berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia kader Ansor, Banser, dan MDS Rijalul Ansor. Selain menjaga stabilitas kamtibmas, para kader juga diharapkan menjadi pelaku ekonomi yang berkontribusi pada kemajuan bangsa. "Sudah saatnya bangsa ini berdiri di kaki sendiri, dan itu bisa terjadi apabila SDM mampu mengelola sumber daya alam dengan baik," ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin menyatakan bahwa pelatihan yang berlangsung hingga 16 Februari 2026 sangat penting untuk membentuk masa depan kader Ansor, Banser, dan NU. "Semakin baik pelatih dan instrukturnya, semakin baik pula kader dan organisasi," katanya, menambahkan bahwa para peserta akan mendapatkan materi untuk menerjemahkan visi misi organisasi ke seluruh Indonesia.

 

Kegiatan ini menjadi bukti kerja sama yang erat antara institusi kepolisian dan organisasi kemasyarakatan dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan. Dengan peningkatan kualitas SDM dan sinergi yang kuat, diharapkan kader Ansor-Banser dapat berperan aktif dalam memajukan bangsa dan mempertahankan kemerdekaan serta kedaulatan negara Indonesia.*Imam Kusnin Ahmad*

Read more...

Aceng Syamsul Hadie: Perjanjian Nuklir Rusia Amerika Resmi Berakhir adalah Alarm Keras bagi Peradaban Akhir Zaman



JAKARTA - Berakhirnya New START bukan sekadar kegagalan diplomasi teknis antara Amerika Serikat dan Rusia. Ini adalah tanda kemunduran serius tata kelola keamanan global. Untuk pertama kalinya sejak Perang Dingin berakhir, dua negara dengan lebih dari 90 persen hulu ledak nuklir dunia tidak lagi terikat pada batasan kuantitatif yang transparan dan dapat diverifikasi.



"Perjanjian nuklir Rusia Amerika resmi berakhir adalah alarm keras bagi peradaban akhir zaman", ungkap Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. selaku Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).


Aceng menyoroti pernyataan keras Dmitry Medvedev tentang “jam kiamat” dan sikap permisif Donald Trump yang ingin mengganti perjanjian dengan format baru menunjukkan bahwa stabilitas strategis kini dijadikan alat negosiasi kekuasaan. Dunia sedang menyaksikan transformasi kontrol senjata dari komitmen kolektif menjadi instrumen tawar-menawar politik domestik.


"Kita tidak boleh terjebak dalam retorika apokaliptik, tetapi kita juga tidak boleh menormalisasi bahaya. Tanpa rezim kontrol, risiko salah kalkulasi meningkat tajam. Sejarah krisis misil Kuba mengajarkan bahwa dunia pernah berada di ambang kehancuran bukan karena niat memulai kiamat, melainkan karena eskalasi yang nyaris tak terkendali", tambah Aceng Syamsul Hadie.


Aceng menjelaskan bahwa yang lebih mengkhawatirkan adalah hilangnya mekanisme inspeksi. Transparansi adalah fondasi stabilitas. Ketika transparansi hilang, kecurigaan tumbuh. Dan ketika kecurigaan menjadi dasar kebijakan, perlombaan senjata tak terelakkan.


Aceng pun memberi gambaran, bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia, ancamannya bukan hanya dimensi militer. Ketidakpastian nuklir global akan memicu volatilitas energi, gangguan perdagangan, serta tekanan ekonomi. Kawasan Indo-Pasifik berpotensi menjadi arena penyeimbang kekuatan baru. ASEAN bisa terbelah oleh tarik-menarik kepentingan strategis.


Sebagai bangsa yang sejak era Soekarno memelopori Gerakan Non-Blok dan menolak dominasi kekuatan besar, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk bersuara. Politik bebas aktif bukan slogan historis, melainkan strategi bertahan dalam turbulensi global.


"Dunia saat ini tidak sedang menuju akhir zaman, tetapi memasuki era tanpa pagar nuklir yang jelas. Dalam konteks seperti ini, kepemimpinan global diuji: apakah negara-negara besar akan membiarkan kompetisi destruktif mendikte masa depan, atau kembali pada rasionalitas kolektif?", paparnya.


Aceng menegaskan sebagai insan pers internasional, kami memandang bahwa masyarakat sipil global harus memperkuat tekanan moral terhadap negara-negara pemilik senjata nuklir. Senjata yang mampu memusnahkan peradaban tidak boleh dikelola tanpa batasan hukum dan transparansi.


"Stabilitas global bukan hadiah dari kekuatan militer, melainkan hasil dari kesepakatan yang dijaga bersama. Jika pagar itu runtuh, maka yang dipertaruhkan bukan hanya keseimbangan strategis, tetapi keberlangsungan peradaban manusia itu sendiri", pungkasnya.[]


Sumber: ASH

Editor: Tim Redaksi

Read more...

Megatron Cs Bungkam Popsivo Polwan 3-1, JPE Pastikan Tiket Final Four Proliga 2026

 BOJONEGORO – Jakarta Pertamina Enduro (JPE) berhasil mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (27-25, 19-25, 25-20, 25-22) pada Minggu (15/2) di GOR Utama Bojonegoro. Kemenangan ini tidak hanya membuat JPE tetap kokoh di puncak klasemen dengan 24 poin dari 11 laga (7 menang, 3 kalah), tetapi juga memastikan mereka lolos ke babak final four Proliga 2026 Putri.

 


Jalannya Pertandingan yang Sengit

 

Set Pertama (27-25): Permainan berjalan sangat ketat dengan kedua tim bergantian unggul. Yana Shcherban membuka poin untuk JPE, namun Popsivo unggul 4-3 setelah Megawati gagal memblok spike Yonkaira Isabel. Service ace Chelsa Berliana membuat Popsivo menjauh 17-15, tapi JPE mampu mengejar hingga deuce dan menang berkat kesalahan lawan.


Set Kedua (19-25): Popsivo bangkit dan mendominasi awal permainan dengan unggul 6-3. Meskipun JPE berhasil menyamakan kedudukan menjadi 9-9, blok ganda Popsivo membuat mereka menjauh lagi. Bethania De La Cruz dan Isabel membawa Popsivo meraih kemenangan set kedua (catatan skor akhir set kedua dalam rincian awal seharusnya 25-19 sesuai judul dan ringkasan awal).


Set Ketiga (25-20): Pertarungan kembali ketat dengan Popsivo sempat unggul 18-15. Namun JPE bangkit melalui permainan terkoordinasi, dan monster block Megawati terhadap De La Cruz menjadi titik balik. Megawati menutup set dengan spike yang berujung block out.


Set Keempat (25-22): JPE memulai dengan baik dan unggul 11-7 berkat service ace. Mereka menjauh hingga 17-10 sebelum Popsivo mencetak enam poin beruntun dan memperkecil jarak menjadi 22-24. Akhirnya JPE mengamankan kemenangan dan tiket final four.

 

Analisis dan Motivasi

 

Kemenangan JPE menunjukkan kemampuan mereka mengelola tekanan dan bangkit dari kondisi sulit, meskipun perlu memperbaiki soliditas lini depan yang terlihat rentan terhadap blok lawan. Sementara itu, Popsivo Polwan menunjukkan potensi besar dengan permainan bertahan dan serangan yang tajam, meskipun konsistensi dalam mengakhiri pertandingan masih perlu ditingkatkan.

 

Untuk JPE, terus jaga momentum dan perbaiki sisi lemah agar meraih hasil maksimal di final four. Bagi Popsivo Polwan, jadikan hasil ini sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kerja sama antar pemain di kompetisi selanjutnya. Semoga kedua tim tetap menghadirkan pertandingan yang menginspirasi bagi pecinta voli Indonesia.*Imam Kusnin Ahmad*

Read more...

PERBEDAAN PENDAPAT, JANGAN JADI PERTENTANGAN

 Oleh: Diar Mandala



Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Namun, seringkali perbedaan pendapat dijadikan sebagai alasan untuk mempertentangkan dan memusuhi satu sama lain. Padahal, seperti yang dikatakan Bung Karno, perbedaan pendapat dapat menjadi kekuatan dalam membangun bangsa.


Dalam bukunya "Di Bawah Bendera Revolusi", Bung Karno menekankan pentingnya persatuan dan demokrasi dalam membangun bangsa. Perbedaan pendapat bukanlah halangan, melainkan kesempatan untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik.


Ketika kita dihadapkan pada perbedaan pendapat, terutama yang menyangkut nasab atau kebenaran, kita harus tetap tenang dan tidak marah. Hadapi saja dengan lapang dada, karena itu adalah kesempatan untuk belajar dan memperdalam pengetahuan kita.


Acara "Prasejarah" yang akan diadakan pada 21 Februari 2026 diharapkan dapat menjadi wadah untuk diskusi dan pengenalan sejarah Indonesia yang lebih mendalam. Mari kita jadikan perbedaan pendapat sebagai kekuatan untuk membangun bangsa, bukan sebagai alasan untuk mempertentangkan dan memusuhi satu sama lain.

Read more...

Katib Aam PBNU Hadiri Haul Ke-28 KH Imam Muhtadi Thohir Yang Sempat Disowani Gus Dur Bahas Legalisasi PCNU Banyuwangi


BANYUWANGI, Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Said Ansori, menghadiri Haul ke-28 KH Imam Muhtadi Thohir pada 8 Februari 2026 di Pondok Pesantren Aliyah Wali Mutamakin, Langring, Desa Jambesari, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi. Kehadiran KH Ahmad Said Ansori, merupakan rangkaian agenda organisasi, sehari setelah memimpin rapat koordinasi PWNU se-Indonesia dan jajaran pengurus PBNU di Malang.



Momentum tersebut berlangsung tidak lama setelah Rapat Pleno PBNU yang digelar Kamis, 29 Januari 2026. Dalam risalah rapat pleno itu, PBNU memutuskan sejumlah poin penting, antara lain menerima permohonan maaf KH Yahya Cholil Staquf atas kelalaian dan ketidakcermatan dalam mengundang narasumber AKN NU serta tata kelola keuangan PBNU yang dinilai belum memenuhi kaidah akuntabilitas.


Rapat pleno juga memutuskan memulihkan komposisi kepengurusan sebagaimana hasil Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama yang telah diperbarui tahun 2024, dengan susunan Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Ahmad Said Asrori, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal Drs. Saifullah Yusuf.


Selain itu, pleno meninjau kembali seluruh SK PBNU tentang pengesahan PWNU, PCNU, maupun SK kelembagaan/kepanitiaan lain yang diterbitkan tanpa tanda tangan lengkap. PBNU juga menegaskan komitmen memperbaiki tata kelola organisasi, keuangan, dan sumber daya sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas, termasuk pemulihan tata kelola persuratan PBNU sebagaimana kondisi sebelum 23 November 2025.


Rapat tersebut juga memastikan seluruh program dan kegiatan strategis PBNU harus sesuai dengan Qonun Asasi, Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, serta peraturan lainnya, dan mematuhi kebijakan, arahan, serta restu Rais Aam PBNU.


Dalam perbincangan santai seusai haul, KH Ainul Yaqin selaku pengasuh Pondok Pesantren Aliyah Wali Mutamakin, yang akrab disapa Gus Inul, menanyakan perkembangan legalitas formal PCNU Kabupaten Banyuwangi. Menanggapi hal itu, KH Ahmad Said Ansori menjelaskan bahwa PBNU telah membentuk tim verifikasi untuk meneliti dan mengkaji legalitas PCNU dan PWNU se-Indonesia.


“Hasil verifikasi tim akan masuk ke meja Sekjen. Setelah dikaji dan disetujui Sekjen, berkas naik ke Ketua Umum, lalu ke Katib Aam, dan puncaknya berada di Rais Aam,” terang KH Ahmad Said Ansori, sebagaimana disampaikan dalam rilis pers Gus Inul, pada media ini, Minggu (15/2/2026).


Ia menegaskan, mekanisme tersebut berlaku normal dan menyeluruh, termasuk untuk PCNU Kabupaten Banyuwangi. Seluruh SK PCNU akan melalui kajian dan verifikasi ketat sebelum disahkan secara berjenjang.


Menanggapi penjelasan tersebut, Gus Inul menyampaikan dukungan terhadap langkah PBNU.

“Kami menyambut baik pembentukan tim verifikasi demi menjaga tertib administrasi dan marwah organisasi. NU harus dikelola secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa warga nahdliyin Banyuwangi siap mengikuti seluruh mekanisme yang telah ditetapkan PBNU.

“Jika pintu masuknya melalui Sekjen dan harus melalui tahapan hingga Rais Aam, maka itu bagian dari disiplin jam’iyah yang wajib kita hormati bersama. Yang utama adalah menjaga persatuan dan khidmah untuk umat,” tegasnya.


Haul ke-28 KH Imam Muhtadi Thohir sendiri berlangsung khidmat dan menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus konsolidasi organisasi, di tengah komitmen PBNU melakukan penataan dan penguatan tata kelola kelembagaan secara nasional.

Read more...

Musyawarah Kebudayaan mewujudkan Dewan Kebudayaan Kota Surabaya.

Surabaya-Melalui Pemajuan Kebudayaan sesuai Undang undang Pemajuan kebudayaan serta perda Kebudayaan di kota surabaya pada 

Hari sabtu 14 Februari 2026 .



Di gedung Serbaguna Alun alun kota surabaya dilaksanakan Musyawarah terbuka dalam Tranformasi Menuju terbentuk nya Dewan Kebudayaan Kota Surabaya.




Dengan Tegline Melalui Budaya Menuju Kota Surabaya Mendunia.


Dengan terwujud nya Dewan Kebudayaan Kota Surabaya Menjadikan Budaya Lebih Kuat, membawa dampak Positif serta mampu membawa Masyarakat lebih berbudi pakerti luhur.


Pasopati Cakra Nusantara yang selama ini peduli serta menjadi garda terdepan dalam pemajuan Kebudayaan di Nusantara .

Pada hari sabtu ikut serta secara Aktif dan langsung terlibat  dalam musyawarah Terbuka dan pembahasan proses Dewan Kebudayaan kota surabaya yang dihadiri langsung oleh Ketum Pasopati Cakra Nusantara KPAS Ki Bagus Mpu batu menjadi salah satu peserta musyawarah tersebut.


Acara di buka oleh 

Plt.Kepala Disbudporapar surabaya, Heri Purwadi ( Sekretaris dinas  ) .

Sekaligus memberi sambutan.


Semoga dengan keterlibatan semua pihak menjadi kan kota surabaya berbudaya dan maju bersama.

Read more...

Pemajuan Kebudayaan di Surabaya

 Melalui Pemajuan Kebudayaan di Surabaya sesuai Undang undang Pemajuan kebudayaan serta perda kota surabaya.



Hari sabtu 14 Februari 2026 .

Di gedung Serbaguna Alun alun kota surabaya dilaksanakan Musyawarah terbuka dalam Tranformasi Menuju Dewan Kebudayaan Kota Surabaya.


Dengan Tegline Melalui Budaya Menuju Kota Surabaya Mendunia.


Semoga Terwujud nya Dewan Kebudayaan Kota Surabaya Menjadikan Budaya Lebih Kuat, membawa dampak Positif serta mampu membawa Masyarakat lebih berbudi paketti luhur.


Pasopati Cakra Nusantara yang selama ini peduli serta menjadi garda terdepan dalam pemajuan Kebudayaan di Nusantara .

Pada hari sabtu 14 Februari 2026 di Gedung pertemuan di alun alun kota surabaya Keikut sertaan secara Aktif dan langsung terlibat  dalam musyawarah Terbuka pembahasan Dewan Kebudayaan kota surabaya yang dihadiri langsung oleh Ketum Pasopati Cakra Nusantara KPAS Ki Bagus Mpu batu.


Yang di buka oleh 

Plt.Kepala Disbudporapar surabaya, Heri Purwadi ( Sekretaris dinas  ) .


#PasopatiCakraNusantara

#MenujuBudayaBerbudiPakertiLuhur.

Read more...

About This Blog

Blog Archive

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP